Technology

Maturix Smart Concrete Sensor, Memonitor Pengerasan Beton Secara Nirkabel

Pada ajang World of Concrete 2020, Kryton International memperkenalkan inovasi pada pekerjaan pengecoran beton melalui Maturix Smart Concrete Sensors. Dengan teknologi ini, operator dapat memonitor proses pengerasan beton secara nirkabel, sehingga akan menghilangkan kebutuhan untuk pengumpulan data manual.

Sensor akan mentransmisikan suhu beton pada kedalaman yang dipilih secara real-time ke perangkat yang terhubung ke internet. Sistem kemudian secara otomatis memperkirakan kematangan dan kekuatan beton, jelas Kryton International.

Sensor menggunakan jaringan internet milik Sigfox 0G untuk mengirimkan data ke cloud untuk diakses di mana saja di dunia. Baterai sensor beton dapat bertahan selama 10 tahun. Sensor menerima data suhu dari kabel termokopel yang terpasang pada rebar sebelum beton dituangkan. Setelah beton dituangkan, kawat termokopel dicolokkan ke sensor yang dapat digunakan kembali untuk mengirimkan data secara otomatis setiap 10 menit.

Sensor ini telah digunakan pada proyek-proyek konstruksi di Eropa. Maturix dikembangkan oleh Sensohive Technologies yang berbasis di Denmark, yang dimulai pada tahun 2015. Perusahaan Kanada Kryton mengakuisisi 30 persen saham Sensohive dan memperkenalkan produk tersebut ke Amerika Utara.

(BP)

Baca Juga

BACA JUGA  Mengenal Intarder, Secondary Retarder Bagi Truk Modern

Tinggalkan Balasan