Story

Mengenal Museum Alat Berat, Mengingat Peranan Alat Berat Dalam Kehidupan Manusia

Berbagai kemajuan yang dicapai pada zaman modern ini tidak bisa dipisahkan dari peranan alat berat. Berbagai alat berat terlibat pada berbagai pekerjaan penting yang mustahil dilakukan dengan tenaga manusia saja.

Alat-alat berat telah membantu mengubah wajah planet bumi menjadi lebih baik dan nyaman bagi kehidupan umat manusia, walaupun tidak bisa dipungkiri banyak kerusakan alam yang disebabkan alat berat. Keberadaan alat berat pada sejarah umat manusia tercatat baru dimulai sekitar 260 tahun yang lalu saat terjadinya Revolusi Industri yang mengubah secara drastis kehidupan manusia dari era tadisional menjadi modern.

Menarik untuk disimak, disamping berbagai kemajuan teknologi pada industri alat berat saat ini juga perkembangan alat berat dari masa ke masa. Dari situ akan tergambar sebagian perjalanan kehidupan umat manusia.

Sayangnya tidak semuanya terdokumentasi dengan baik, bahkan di negara-negara yang dikenal memiliki latar belakang perkembangan alat berat yang kuat, alat berat yang sudah tidak bisa beroperasi seringkali hanya menjadi besi tua yang akhirnya hilang dengan berjalannya waktu, atau dihancurkan untuk digunakan kembali besi dan material-materialnya.

Namun, tercatat beberapa museum mengabadikan sepenggal perjalanan alat berat. Tidak banyak, namun minimal kita bisa menyaksikan beberapa alat berat tua yang pernah ada. Mungkin Anda berencana bepergian ke luar negeri, Anda bisa mampir ke situ. Simak beberapa museum alat berat berikut ini.

The National Construction Equipment Museum

The National Construction Equipment Museum adalah sebuah museum alat berat yang bisa dikatakan terbesar di dunia. Museum yang dikelola oleh oleh Historical Construction Equipment Association (HCEA), sebuah lembaga nirlaba yang memiliki kepedulian melestarikan perjalanan sejarah alat berat ini terletak di Bowling Green, Ohio, Amerika Serikat.

BACA JUGA  Bertenaga Uap, Inilah Cikal Bakal Hydraulic Excavator Modern

Di museum yang memiliki area seluas 12 hektar ini kita bisa menyaksikan berbagai alat berat tua dari mulai alat berat bertenaga uap sampai dengan mesin diesel. Sebagian masih bisa beroperasi dengan baik, sebagian hanya terdisplay menampakkan bentuknya saat masih gagah beroperasi.

Dibuka sejak tahun 1992, museum ini memiliki koleksi lebih dari 100 unit alat berat yang diproduksi dari tahun 1800-an sampai dengan yang paling muda diproduksi tahun 1960-an. Koleksi museum ini terus bertambah yang dihibahkan berbagai pihak. Untuk merestorasi alat-alat berat yang baru diterima, museum ini memiliki sebuah workshop sebelum didisplay pada sebuah ruang indoor atau pada bagian outdoor yang cukup luas.

Tidak hanya menampilkan koleksi alat beratnya, museum ini juga memiliki perpustakaan yang mendokumentasikan perjalanan berbagai alat berat koleksinya serta informasi umum alat berat lainnya. Setiap Rabu malam dan satu hari Minggu setiap bulannya, museum ini mengadakan special event dimana para pecinta dan pengamat alat berat berkumpul dan berdiskusi secara santai atau sekedar bernostalgia.

Jika Anda beruntung, Anda bisa berpartispasi pada event-event besar alat berat yang kerap diadakan di sini, termasuk saat sebagian alat berat koleksinya ‘turun gunung’ dioperasikan dan ditampilkan kepada pengunjung.

Simcoe County Museum

Museum alat berat yang terletak di Ontario Kanada ini dikelola oleh Historical Construction Equipment Association (HCEA) Kanada. Luas area dan jumlah koleksinya memang tidak sebanyak koleksi The National Construction Equipment Museum di Amerika Serikat, namun museum ini menawarkan hal yang cukup unik, dimana alat-alat berat didisplay pada area terbuka yang dibuat mirip dengan kondisi bekerjanya zaman dulu.

Tidak saja alat berat bertenaga diesel, seperti front shovel Bucyrus Erie yang begitu termashyur pada zamannya, juga berbagai alat berat bertenaga uap bahkan alat berat yang menggunakan tenaga manusia atau hewan bisa ditemukan di museum ini.

BACA JUGA  Sekilas Mengenai ZF, Raja Transmisi Asal Jerman

(ES)

Tinggalkan Balasan