Product Update

Volvo Melakukan Serangkaian Pembaruan untuk Wheel Loader Seri H

Volvo Construction Equipment (Volvo CE) baru-baru ini melakukan serangkaian penambahan fitur untuk wheel loader seri H yang diproduksinya. Pembaruan ini bertujuan untuk meningkatkan efisiiensi dan produktivitas sekaligus menurunkan biaya total kepemilikan unit (owning cost).

Volvo wheel loader seri H sendiri terdiri dari 10 model, yaitu L60H, L70H, L90H, L110H, L120H, L150H. L180H, L220H, L260H, L350H. Pada tahun 2014 Volvo meluncurkan model-model L60H-L220H untuk pertama kalinya, yang diikuti dengan keluarnya model L260H dan L350H.

Pembaruan-pembaruan yang dilakukan Volvo CE meliputi:

Peningkatan Kemampuan Kerja

Volvo menambahkan sistem pengendalian rimpull sebagai standar kelengkapan unit pada seri H terbaru. Rimpull sendiri merupakan kemampuan tarikan unit, kurang lebih sama dengan kemampuan akselerasi pada mobil. Namun pada alat berat faktor beratnya beban yang dibawa menjadi ukuran kemampuan rimpull alat berat tersebut. Dengan kemampuan engine pada alat berat yang cukup besar, rimpull dapat menjadi kendala tersendiri seperti konsumsi bahan bakar dan ban yang tinggi. Untuk aplikasi pertanian dan perkebunan bisa ditambahkan fungsi lock-up yang bersifat opsional pada model-model L60H-L120H. Fungsi ini akan membuat unit wheel loader mampu bekerja dengan cycle time yang lebih cepat saat bolak-balik membawa muatan.

Pengoperasian yang Lebih Mudah

Untuk lebih mempermudah pengontrolan berbagai parameter operasional unit, display Volvo Co-Pilot sekarang tersedia pada semua model seri H. Display ini lebih jelas terlihat dengan penggunaan layar sentuh besar berukuran 10 inch. Volvo Co-Pilot ini juga akan menampilkan informasi terkait Load Assist yang akan membantu operator untuk mengestimasi berat muatan yang optimal. Namun perlu diingat, fitur Load Assist ini tidak tersedia di semua model wheel loader seri H.

Volvo Co-Pilot juga akan menampilkan informasi terkait tekanan ban (Tire Pressure Monitoring System). Dengan fitur ini operator dapat memonitor tekanan dan temperatur pada masing-masing ban secara real time, sehingga pengoperasian unit menjadi lebih efisien dimana konsumsi bahan bakar menjadi lebih hemat dan umur ban menjadi lebih panjang.

BACA JUGA  SDLG G9290, Pilihan Baru Motor Grader Untuk Pertambangan

Operator juga akan semakin dimanjakan kemudahan dengan diperkenalkannya aplikasi Operator Coaching, yang akan memandu operator untuk meningkatkan efektivitas pengoperasian unit pada situasi yang berubah-ubah.

Fitur lain yang tidak kalah penting yang ditambahkan adalah fitur Map. Dengan fitur ini operator dapat memiliki pemahaman mengenai layout lokasi kerja yang lebih baik. Fitur ini juga memungkinkan operator untuk mengatur setting cara mereka mengoperasikan unit sesuai lokasi kerja yang ada. Fitur-fitur baru yang juga bisa ditemukan pada Volvo wheel loader seri H ini adalah fitur Weather, Calculator dan Notes yang merupakan standar kelengkapan unit.

Fitur-fitur yang mengalami peningkatan adalah fitur On-Board Weighing yang sekarang dilengkapi dua mode, stockpiling dan processing. Informasi dari kedua mode ini bisa ditemukan pada display Volvo Co-Pilot secara real time. Tidak hanya itu, Volvo Co-Pilot juga akan menampilkan pandangan yang ditangkap oleh kamera belakang unit dan radar pendeteksi.

Peningkatan Kemudahan dalam Pemeliharaan Unit

Tidak melulu berfokus pada produktivitas, kemudahan dalam pemeliharaan unit juga menjadi fokus pembaruan yang dilakukan Volvo CE, seperti peningkatan interval penggantian oli engine menjadi 1000 jam yang sudah menjadi standar di unit-unit wheel loader seri H terbaru, disamping engine-enginenya sendiri yang sudah mengadopsi standar emisi Stage V, dimulai dari April 2020.

Untuk memberikan kemudahan akses dalam melakukan pemeliharaan rutin harian maupun saat melakukan perbaikan, ditambahkan handel pegangan pada kedua sisi counterweight. Handel tambahan ini merupakan standar bagi model-model L150H sampai L260H.

Untuk mempermudah dan mempercepat pengisian oli hidraulik, sebuah konektor model quick-fit ditambahkan pada tangki hidraulik yang menjadi standar kelengkapan unit pada semua model seri H terbaru. Bagi customer yang menggunakan opsi menggunakan oli hidraulik berklasifikasi biodegradable akan menikmati interval penggantian oli yang lebih panjang mencapai 8000 jam, dibandingkan dengan 4000 jam pada seri H yang lama.

BACA JUGA  Mercedes-Benz New Axor – Solusi Tepat Bagi Kebutuhan Logistik Indonesia

Terakhir, untuk model-model L150H sampai dengan L260H, pemilik bisa melengkapi unitnya (opsional) dengan tambahan fitur quick-fit untuk penggantian oli engine yang lebih cepat (cuma sekitar 15 menit). Fitur ini juga akan membantu mengurangi ceceran oli dan kontaminasi material-material pengotor oli hidraulik.

(HP)

Tinggalkan Balasan