Maintenance

Hal-Hal yang Perlu Anda Ketahui Mengenai Coolant Pada Maintenance Alat Berat dan Truk

Coolant atau cairan pendingin memegang peranan yang amat vital pada operasional alat berat maupun truk untuk mempertahankan temperatur engine agar tidak terlalu panas (overheating) yang dapat merusak engine, yang pada akhirnya menimbulkan kerugian karena tingginya biaya perbaikan engine maupun  kehilangan waktu produksi. Coolant disirkulasikan melalui radiator dan mengalir ke seluruh bagian engine.Sifat dari coolant yang tahan suhu tinggi maupun tidak menimbulkan korosi merupakan keunggulan coolant dibanding cairan pendingin tradisional yaitu air.

Penggunaan coolant sangat umum dialat berat dan truk, saking umumnya seringkali banyak orang yang tidak paham mengenai coolant yang digunakannya. Berikut adalah hal-hal yang perlu diketahui tentang coolant:

Jangan menilai coolant dari warnanya

Kesalahpahaman yang umum adalah bahwa orang berasumsi bahwa warna adalah standar di seluruh industri, termasuk coolant. Padahal pada coolant, warna tidak berarti apa-apa, melainkan hanya pertimbangan marketing dari produsennya.

“Tidak ada jaminan bahwa warna coolant menentukan komposisi penyusunan di dalamnya. Seringkali itu lebih merupakan keputusan marketing,” jelas Lauren Lewis, senior specialists technical support Fleetguard. Produsen bebas memilih warna produknya dan coolant dengan warna yang sama mungkin tidak mengandung bahan kimia yang sama.

“Mengandalkan beberapa jenis pengujian kinerja atau persyaratan umumnya lebih baik daripada menentukan warna,” kata Lewis. “Kami memiliki customer-customer yang meminta kami untuk menyediakan coolant berwarna kuning dan mengatakan, “Kami tidak peduli. Kami hanya ingin warnanya kuning.” Jelas itu tidak tepat jika Anda mengaharapkan unit-unit Anda bertahan lama.

Warna-Warna Coolant di Pasaran

Gunakan coolant dengan spesifikasi yang umum, kecuali Anda sangat paham teknikalnya

Bagi Anda yang awam dengan coolant, Anda harus memilih coolant yang bisa digunakan pada berbagai produk. Kesalahan dalam memilih coolant bisa berakibat fatal terhadap engine Anda. Lewis menyarankan untuk memulai dengan ASTM D6210 (spesifikasi pendingin HD) dan spesifikasi OEM yang relevan jika Anda tidak yakin spesifikasi mana yang berlaku. Pastikan juga service manual, buletin service dan berbagai literatur lainnya dari produk alat berat dan truk tersebut, yang bisa ditanyakan kepada dealer dan prinsipalnya secara langsung, atau melalui pencarian menggunakan Google.

BACA JUGA  Accella Tyrfil, Produk Inovatif Anti Kebocoran Ban

Pahami berbagai jenis cairan pendingin

Ada beberapa akronim yang berlaku internasional yang digunakan pada coolant. Anda harus mengetahui perbedaan-perbedaannya dan yang terpenting mengetahui coolant apa yang dibutuhkan alat berat dan truk Anda. Berikut adalah ikhtisar singkat dari beberapa jenis pendingin yang populer:

  • Organic Acid Technology (OAT)/ Extended Life Coolant (ELC): menggunakan aditif organik, umumnya memiliki persyaratan perawatan minimal.
  • Hybrid Organic Acid Technology (HOAT): menggunakan campuran aditif organik dan anorganik, umumnya memiliki persyaratan perawatan sedang. Pendingin hybrid/HOAT mungkin memerlukan penggunaan Supplemental Coolant Additive (SCA) atau extender.
  • Konvensional/Teknologi Aditif Anorganik (IAT): menggunakan aditif anorganik dan umumnya memiliki persyaratan perawatan tertinggi. Pendingin konvensional akan membutuhkan penggunaan SCA.

Isi ulang coolant dengan jenis yang sama

Saat volume coolant di engine berkurang, Anda harus melakukan pengisian ulang (top up). Jangan menambahkan coolant yang berbeda jenis dan spesifikasinya dengan coolant lama jika tidak akan menimbulkan kerancuan pada engine yang berujung kerusakan engine.

Sebagian besar produsen alat berat dan truk  merekomendasikan untuk mempertahankan setidaknya 80% volume coolant lama saat melakukan top up sebelum menambahkan 20% coolant baru dengan jenis dan spesifikasi yang sama. Jika Anda tidak dapat menggunakan produk yang sama untuk top up, tetap gunakan produk yang sejenis (OAT dengan OAT atau konvensional dengan konvensional) adalah praktik yang tepat.

Ketahui persyaratan perawatan unit alat berat dan truk Anda

Lewis menyarankan untuk mengetahui apa persyaratan pemeliharaan alat berat  Anda, termasuk sistematis penambahan maupun penggantian coolant.

“Ada beberapa cara untuk memeriksa cairan pendingin di lapangan tanpa harus melakukan pengujian ekstensif, dan jika Anda tahu produk apa yang Anda miliki, maka itu akan sangat membantu,” katanya. “Pendingin OAT dan ELC tidak memerlukan banyak perawatan, yang membuat segalanya jauh lebih mudah bagi pengguna, selama mereka memeriksa titik bekunya.

BACA JUGA  Leatherman Meluncurkan Multitool Generasi Terbaru

“Teknologi yang lebih tua—baik teknologi hibrid maupun konvensional—mewajibkan pengguna coolant untuk menambahkan aditif. Jadi pemilik unit alat berat atau tru harus menguji coolant yang akan digunakan dan melihat berapa banyak yang perlu mereka tambahkan, dan kemudian menambahkannya ke sistem pendingin, ”lanjutnya.

Hal lain yang juga perlu diantisipasi adalah penggantian coolant menggunakan merek dan spesifikasi yang berbeda dari coolant yang digunakan sebelumnya mungkin akan mempengaruhi metode maintenance yang digunakan. Banyak pemilik unit yang tetap mengunakan metode maintenance yang sama saat ia mengganti coolant. “Itu dapat menyebabkan beberapa masalah di sistem dalam hal stabilitas aditif. Anda dapat membuat masalah misalnya timbulnya endapan di dalam sistem pendingin. Ini akan memperumit maintenance Anda dan sangat mungkin akan menyedot biaya yang lebih besar,” tutup Lewis.

(ES)

Tinggalkan Balasan